#35 – Belief System


Sebelumnya, saya memahami belief itu adalah kepercayaan, semacam agama. Sampai ketika saya belajar lebih lanjut akhirnya saya memahami bahwa belief itu adalah keyakinan kita terhadap sesuatu.

Agama sendiri levelnya di atas belief namanya spiritualitas, sesuatu yang menjadi fondasi yang kokoh. Pedoman dalam hidup..

Contohnya gimana..

Misal begini, terhadap kekayaan. Apa sih bayangan yang muncul di pikiran kita ketika melihat orang kaya?. Apakah orang yang memberi manfaat bagi banyak orang? Atau sebaliknya, sosok koruptor yang mengambil uang rakyat?.

Masing-masing dari kita pasti percaya bahwa rezeki kita sudah di atur Allah, tapi mengapa masih saja ada teman dan kawan-kawan kita yang bahkan susah move on dari pekerjaan yang di larang oleh Allah.

Nah ini karena belief system mereka, mereka masih ragu dan khawatir dengan penghidupan mereka.

Maka betullah kunci doa terkabul adalah adanya keyakinan kita bahwa doa tersebut di ijabah

Belief sistem ini ibarat prasangka, praduga dan keyakinan kita akah suatu hal. Terbentuk dari apa yang kita dapatkan dalam pelajaran, pengalaman dan kehidupan, bentukan masa lalu.

Belief ini terkadang ada yang memberdayakan dan ada yang tidak memberdayakan. Inilah mengapa trauma masa lalu itu harus di hilangkan, dan anggapan-anggapan yang salah mengenai sesuatu harus kita ubah.

Misal ketika kita tidak sukses atau tidak berhasil, coba iseng cek belief system kita tadi, jangan-jangan dikepala kita jika sukses identik dengan hal-hal yang negatif. Nah ini yang harus di ubah

Orang-orang yang jomblo menahun misalnya, coba diubah belief systemnya. Jangan-jangan yang ada di pikirannya adalah bahwa mempunyai pasangan itu ribet dkk. Hehe

Bagaimana Belief system Anda, apakah sudah memberdayakan atau belum?

#BusinessAdvise
#PersonalQoute

  • Jum'at, 13 Juli 2018

Artikel Terkait

#39 - Belajar mengapresiasi orang lain..
#39 - Belajar mengapresiasi orang lain..
#3 - Jangan lupa untuk banyak berpikir
#3 - Jangan lupa untuk banyak berpikir
#10 - Mulai dari mengelola diri sendiri
#10 - Mulai dari mengelola diri sendiri
#42 – Berpikir sederhana
#42 – Berpikir sederhana
#12 - Energi yang Luar biasa, dimanfaatkan untuk apa
#12 - Energi yang Luar biasa, dimanfaatkan untuk apa
#23 – Malulah ketika punya dosa, Mawas diri
#23 – Malulah ketika punya dosa, Mawas diri
#9 - There Is no Elevator to Success you have to take the Stairs
#9 - There Is no Elevator to Success you have to take the Stairs
#25 - Find Your Strength Point
#25 - Find Your Strength Point

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar