SDM

Kenapa Membuat Sistem dalam bisnis itu penting.


Bagi Anda yang sedang merintis bisnis tentunya Anda berharap suatu saat bisa menikmati hidup Anda dengan aktifitas-aktifitas yang berbeda dan menyerahkan pengelolaan bisnis kepada tim Anda. Tentunya Anda tidak ingin seterusnya terjebak dalam rutinitas teknis.

Misal Anda adalah berbisnis makanan, contohnya bakso, maka Anda tentu tidak ingin selamanya meramu dan meracik bakso atau mengurus pembayaran. Tentunya Anda ingin menikmati hasil bisnis dan menikmati hidup.

Tapi percayalah hal itu sangat sulit Anda capai di fase-fase awal dalam bisnis Anda. Karena di fase – fase awal bisnis, Anda perlu mengerjakan semua teknis dan mengurus hal- hal yang di anggap remeh temeh bagi orang lain. Langkah-langkah apa saja yang harus di lalui, berdasarkan pengalaman saya coba bagi ke dalam 4 fase

1. Fase Teknikal
Ini adalah fase paling awal, fase dimana gelar yang disandang ( CEO, CMO, COO,dll ) hanyalah gelar, karena dalam kenyataanya Anda harus mengerjakan hal teknis, tapi ingat ketika Anda ingin menjadi “The Real Owner “ maka Anda harus meninggalkan Fase ini dan menuju fase berikutnya. Kuncinya adalah Anda harus bisa membuat Sistem dalam bentuk dokumen ( SOP ) yang menggantikan kualitas pekerjaan Anda.

SOP membuat siapun yang akan menggantikan Anda untuk mengisi posisi tersebut bisa melakukan persis seperti yang Anda lakukan, baik secara kualitas ataupun kuantitas pekerjaan.

2. Fase Manajerial
Di fase ini Anda sudah bertindak sebagai Supervisor dan punya beberapa orang anak buah, pekerjaan Anda disini sudah lebih mengelola aktivitas teknis yang dikerjakan oleh anak buah Anda.  Di fase ini Anda sudah berpikir lebih strategis terhadap pengelolaan bisnis. kunci sukses Anda keluar dari Fase ini adalah Anda sudah menemukan orang-orang yang bisa Anda kelola dan bisa membantu Anda mengelola aktivitas bisnis.

Anda bisa merekrut orang baru dari luar atau mengkader orang-orang lama, masing-masing pilahan mempunyai konsekuensi masing-masing.

3. Fase Direktur
Di fase direktur, Tentunya Anda sudah punya beberapa manajer yang Anda kelola di bawah Anda untuk mengatur bagian-bagian dalam bisnis. Fase direktur dalam versi saya mempunyai fokus sebagai wajah dalam perusahaan dan bisnis, direktur lebih banyak mengelola partnership bisnis dan menjadikan bisnis bertumbuh dalam semua aspek. Kunci Anda bisa keluar dari fase ini tentunya Adalah dengan Adanya tim Anda yang mempunya visi dan misi yang sama tentang pengembangan bisnis ke depan.

4. Fase Owner
Ini adalah fase terakhir dalam bisnis, pada fase ini fokus Anda adalah menikmati apa yang sudah Anda capai, Jika Anda punya target bebas finansial dan sudah mencapainya, ini adalah saat Anda untuk mengoptimalkan sisi lain dalam diri Anda, bisa berbagi, bisa juga untuk melakukan aktivitas sosial atau ke agamaan.


  • Selasa, 17 Mei 2016

Artikel Terkait

#18- Berapa Nilai Waktu Anda?
#18- Berapa Nilai Waktu Anda?
#19 – Pisahkan Personal dan Profesional, supaya Anda lebih tenang
#19 – Pisahkan Personal dan Profesional, supaya Anda lebih tenang
#27 - CUKUP TIDUR, TIDUR CUKUP NYENYAK TIDUR
#27 - CUKUP TIDUR, TIDUR CUKUP NYENYAK TIDUR
#32- Kaizen, semangat perubahan
#32- Kaizen, semangat perubahan
Pertimbangkan lagi untuk merekrut orang-orang terdekat dalam bisnis Anda
Pertimbangkan lagi untuk merekrut orang-orang terdekat dalam bisnis Anda
#28 – Makna 3 Level
#28 – Makna 3 Level
#29- Jadilah pemimpin yang terus berpikir
#29- Jadilah pemimpin yang terus berpikir
#20 – Leader as Coach, Jadi Nahkoda
#20 – Leader as Coach, Jadi Nahkoda

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar